Melindungi Diri dari Campak: Pentingnya Vaksin MMR pada Orang Dewasa

You are currently viewing Melindungi Diri dari Campak: Pentingnya Vaksin MMR pada Orang Dewasa

Campak adalah penyakit infeksi virus yang sangat menular dan masih menjadi masalah kesehatan di berbagai negara. Meskipun sering dikaitkan dengan usia tertentu, orang dewasa tetap berisiko terkena campak, terutama jika belum memiliki kekebalan yang memadai. Oleh karena itu, vaksinasi campak pada orang dewasa merupakan langkah penting untuk perlindungan diri dan kesehatan masyarakat. (1)

Campak disebabkan oleh virus measles yang menyebar melalui udara, misalnya melalui percikan batuk atau bersin. Virus tersebut akan menyerang saluran napas terlebih dahulu. Kemudian, virus akan menyebar ke aliran darah dan kelenjar getah bening. Pada kasus umumnya, virus campak akan menginfeksi kulit sehingga menimbulkan ruam kemerahan pada kulit. Pada kasus berat, virus campak dapat menyerang hingga ke otak dan paru-paru.(1)

Gejala vaksin meliputi demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, dan ruam yang menyebar ke seluruh tubuh. Penyakit ini memiliki tingkat penularan yang sangat tinggi, terutama pada individu yang belum memiliki kekebalan terhadap campak. Menurut literatur ilmiah, virus campak memiliki kemampuan penularan yang sangat cepat, sehingga satu kasus dapat dengan cepat menyebabkan penyebaran luas dalam populasi yang tidak terlindungi.(1-2)

Pada orang dewasa, infeksi campak dapat menyebabkan komplikasi yang lebih serius. Beberapa komplikasi yang dilaporkan dalam studi ilmiah, meliputi pneumonia (radang paru), ensefalitis (radang otak), hepatitis (radang hati), serta diare berat dan dehidrasi.. Penelitian menunjukkan bahwa komplikasi ini dapat meningkatkan risiko rawat inap dan morbiditas yang lebih tinggi dibandingkan populasi umum. Pada orang dewasa, komplikasi akibat campak ditemukan lebih sering dibandingkan anak-anak. Oleh karena itu, pencegahan melalui vaksinasi dewasa menjadi sangat penting.(3)

Berdasarkan Rekomendasi Jadwal Imunisasi Dewasa oleh Satgas Imunisasi Dewasa PAPDI 2025, orang dewasa yang ingin mendapatkan vaksin campak dianjurkan untuk menerima 1 hingga 2 dosis vaksin MMR. Dosis kedua diberikan dengan jarak minimal 4 minggu. Bila belum pernah mendapatkan vaksin pada masa kanak-kanak atau lupa mengenai riwayat vaksinasi saat anak-anak, dianjurkan untuk memperoleh 2 dosis MMR.(2)

Vaksin campak merupakan vaksin hidup yang dilemahkan, sehingga aman untuk sebagian besar individu sehat. Efek samping yang dapat muncul umumnya ringan seperti demam ringan atau nyeri di tempat suntikan selama beberapa hari setelah penyuntikan vaksin.(3)

Terdapat beberapa alasan mengapa vaksin campak penting pada orang dewasa. Pertama, tidak semua orang memiliki kekebalan tubuh yang baik terhadap campak. Sebagian orang mungkin tidak pernah divaksin sehingga tidak memiliki kekebalan yang cukup terhadap campak. Dengan demikian, diperlukan upaya pencegahan berupa vaksin untuk mencegah campak dan komplikasinya. Selain itu, semua orang yang tinggal di Indonesia dengan jumlah kasus campak yang tinggi memiliki risiko paparan terhadap campak. Dengan mobilitas yang tinggi dan interaksi sosial yang luas, risiko paparan virus tetap ada, terutama di lingkungan dengan cakupan vaksinasi rendah. Hal ini dapat meningkatkan risiko yang lebih tinggi untuk terkena penyakit campak sehingga diperlukan upaya proteksi dari infeksi campak yang menular. Selain itu, vaksinasi campak juga tidak hanya melindungi individu, tetapi juga membantu mencegah penyebaran penyakit campak secara luas melalui konsep kekebalan kelompok (herd immunity). (3-4)

Penulis:

Referensi:

  1. Pokharel A, Adhikari K, Gautam R, Uprety KN, Vaidya NK. Modeling measles transmission in adults and children: Implications to vaccination for eradication. Infect Dis Model. 2024 May 4;9(4):1007–1026. doi: 10.1016/j.idm.2024.04.012.
  2. Satgas Imunisasi Dewasa PAPDI. Jadwal imunisasi dewasa. Jakarta: 2025.
  3. Bîrluțiu V, Bîrluțiu R. Measles—clinical and biological manifestations in adult patients, including a focus on the hepatic involvement: results from a single-center observational cohort study from Romania. J Clin Med. 2024 Sep 18;13(18):5535. doi: 10.3390/jcm13185535.
  4. Şahin A, et al. Measles: The re-emergence of a vaccine-preventable disease. Infect Dis Clin Microbiol. 2025 Sep 25;7(3):235–242.